by

Kapolda Gorontalo Akan Berikan Tindakan Tegas terhadap Bripda MRW Karena Lalai Gunakan Senjata

Gorontalo – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika, SIK, melalui Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, mengatakan, Kapolda menaruh perhatian atas kejadian anggota yang lalai menggunakan senjata.

“Kapolda akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan kepada Bripda MRW Personel SPN Polda Gorontalo, karena lalai menggunakan senjata Pelontar Gas Air Mata, sehingga mengakibatkan rekannya mengalami luka,” kata Kabid Humas.

Adapun kronologinya, dimana pada hari Jumat (16/9/2022) sekira Pukul 19.15 Wita bertempat di Asrama Polisi Blok B No. 3 SPN Polda Gorontalo telah terjadi kecelakaan yang diakibatkan atas kelalaian menggunakan senjata dinas Polri jenis Flash Ball yang dilakukan oleh Oknum Bripda MRW.

Wahyu menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari adanya komunikasi via Whatsapp antara oknum Bripda MRW dan korban.

Dimana dalam percakapan saat itu korban ingin meminjam sepeda motor milik Oknum MRW, selanjutnya korban menuju ke tempat Oknum MRW yang saat itu sedang berada di rumah dinas jabatan KA SPN Polda Gorontalo untuk bertemu.

Setelah keduanya bertemu saat itu sepeda motor milik Oknum MRW tidak ada dan sedang digunakan oleh IPDA SAMSUL.

“Sehingga pada saat itu korban hanya meminta nasi dan langsung pergi meninggalkan rumah dinas Ka SPN Polda Gorontalo bersama dengan Oknum Bripda MRW dan keduanya menuju Aspol Blok B No. 3 SPN Polda Gorontalo,” urainya.

Pada saat keduanya tiba di tempat tersebut saat itu korban langsung menuju ke arah dapur untuk memasak mie instan yang akan dimakan olehnya bersama dengan nasi yang diambil dari rumah dinas Ka SPN Polda Gorontalo dan disusul oleh Oknum MRW dari arah belakang sambil memegang handphone.

Selanjutnya pada saat Oknum MRW berjalan ke arah ruang tengah yang bersangkutan melihat adanya senjata pelontar gas air mata (Flash Ball) yang terletak di atas meja kemudian yang bersangkutan meletakan handphone yang digenggam olehnya dan mengambil senjata Flash Ball tersebut.

Kemudian secara tidak sengaja menarik pelatuk yang saat itu ujung laras senjata flashball mengarah ke korban hingga menggeluarkan tembakan, dan mengenai bagian kepala dari Korban Bripda Arif P. Gani sehingga yang bersangkutan langsung pingsan.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit Aloe Saboe.

Setelah mendapatkan informasi tetang kejadian tersebut, Wahyu katakan Kapolda langsung memerintahkan Kabid Propam dan Dirreskrimum untuk usut tuntas selain itu memerintahkan Kabid Dokkes untuk mengawasi korban selama dirawat di rumah sakit.

“Kabid Propam dan Dirreskrimum sesuai perintah Kapolda langsung datangi dan olah TKP tadi malam, dan terhadap Oknum MRZ sudah diamankan di Polda guna proses lebih lanjut, dan Perintah Kapolda sangat tegas, untuk berikan sanksi tegas terhadap Oknum MRZ atas kelalaian yang dilakukannya sedangkan terhadap korban,” tegas Wahyu.

Tidak hanya itu Pak, Kapolda juga telah memerintahkan Kabid Dokkes untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi korban selama dirawat di rumah sakit guna mendapatkan pengobatan secara maksimal.