by

Sarang Penyalingan Miras Digrebek Aparat Gabungan

-Daerah-220 Views

REDAKSIGORONTALO.ID – Polda Gorontalo melalui Operasi Kewilayahan Pekat Otanaha II berhasil menggerebek lokasi tempat penyulingan minuman keras jenis cap Tikus di Kabupaten Bone Bolango, Senin, (21/08/2023).

Penggerebekan ini dipimpin langsung Kaset Ops Da AKBP Rakhmat SIK, MH, didampingi KA UKL I AKBP Syahrul SH, MM., Bersama KA UKL II Ops Pekat AKBP Amner B. Purba serta 63 Personil Gabungan terlibat Ops Pekat lainnya turun ke Lokasi penyulingan miras cap Tikus.

Diketahui lokasi yang digrebek terbilang sulit dijangkau mengingat akses ke lokasi hanya bisa ditempuh melalui jalan kaki, dalam operasi tersebut Tim Satgas Pekat Otanaha II Polda Gorontalo menemukan dua titik tempat pembuatan Saguer dan Produksi Captikus.

Saat dikonfirmasi Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Drs. Tony E. P. Sinambela melalui Kabag Bin Ops Akbp Rakhmat sekaligus Kaset Ops Da mengungkapkan bahwa, didua lokasi tepatnya di Kecamatan Bolango Utara Kabupaten Bone Bolango pihaknya menemukan ribuan liter miras jenis captikus maupun saguer.

“Tempat produksi minuman keras milik Lk. TP warga Kecamatan Bolango Utara tersebut berada di hutan sehingga jarak yang cukup jauh dari Pemukiman warga, adapun lokasi pertama tim berhasil mengamankan 34 botol air mineral berisi minuman jenis cap tikus berisi 1,5 liter per botol, 4 botol mineral berisi minuman jenis cap tikus (600 ML per botol), 8 Drum berisi minuman jenis cap tikus, 2 Galon berisi minuman jenis cap tikus (25 Liter per galon) serta Alat penyulingan minuman keras cap tikus ( Bambu kering)”ungkap Rakhmat

Selain itu, tim juga berhasil menggeledah penyulingan tempat pembuatan minuman keras milik Lk. RH di lokasih tidak jauh dari pembuatan miras sebelumnya.

“Hasil sitaan tersebut yakni 6 Galon berisi minuman jenis cap tikus (25 liter per galon), 4 Galon berisi minuman jenis air nira/saguer (25 liter per galon), 3 Galon berisi minuman jenis air nira/saguer (5 liter per galon), Alat penyulingan minuman keras cap tikus (Bambu kering) dan Alat penyulingan minuman keras cap tikus (Pipa Stenlis),”lanjutnya

Lebih jelas AKBP Rakhmat menyampaikan tujuan utama dari Operasi Pekat Otanaha II yaitu memberantas penyakit masyarakat yang telah mengganggu kedamaian dan kesejahteraan warga.

“Operasi sudah digelar selama 10 hari dan berfokus pada pengawasan ketat terhadap peredaran narkoba, obat keras, penganiayaan, pencurian, kekerasan anak, penggelapan, Kdrt, perjinahan, tempat penjual/produksi miras, pemerkosaan dan tindakan kriminal lainnya yang merusak moral serta tatanan sosial di Provinsi Gorontalo,”tutupnya.